Tips Cara Memotret Prewedding Outdoor yang Menarik

cara memotret prewedding

Fotografer merupakan pekerjaan yang menyenangkan sekaligus peluang untuk mendapatkan keuntungan yang menggiurkan. ada banyak project yang harus dilakukan oleh seorang fotografer misalnya, cara memotret prewedding outdoor, foto modeling, acara wedding, dan lain sebagainya. 

Selain itu, seorang fotografer juga harus mengetahui teknik fotografi yang berkualitas, serta mampu berkomunikasi dengan baik terhadap klien untuk mendapatkan konsep yang menarik.

 

(Click to Chat WhatsApp)

Cara Memotret Prewedding Outdoor

Konsep fotografi harus memuat segala persiapan sampai proses pemotretan itu dilakukan, sehingga gambar yang dihasilkan sesuai dengan ide dari klien maupun fotografer. 

Kamu bisa mendapatkan ide untuk memotret acara prewedding berdasarkan hobi klien, pekerjaan klien, gaya prewedding internasional dan lain sebagainya. Tentunya kamu juga harus tahu teknik memotret gambar prewedding outdoor dengan benar.

cara memotret prewedding 1

Seorang fotografer harus memiliki teknik tersendiri untuk memotret foto prewedding di luar ruangan. Adapun langkah-langkah/cara yang baik untuk mendapatkan hasil foto prewedding yang berkualitas seperti berikut ini,

1. Menyiapkan Konsep yang Matang

Seperti yang sudah kamu ketahui, bahwa konsep yang matang sangat diperlukan untuk melakukan pemotretan agar hasilnya sesuai dengan yang diinginkan. Sebagai seorang fotografer yang profesional, kamu bisa memberikan arahan kepada klien agar gambar pemotretan yang dihasilkan sesuai dengan konsep yang indah. Sehingga kamu harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan klien serta mampu memahami karakter dari klien.

2. Memilih Lokasi Serta Komposisi Yang Pas

Untuk melakukan pemotretan wedding outdoor tentu berada di luar ruangan, kamu bisa mencari tempat alami yang bernuansa asri seperti, pantai, laut, perbukitan, sawah, perkebunan, dan lain sebagainya. Atau di tempat indah lainnya seperti gedung-gedung tinggi, taman, jalan raya, dan sebagainya.

Untuk melakukan pemotretan prewedding outdoor kamu harus mengarahkan klien untuk mengikuti aturan komposisi yang sesuai. Hal tersebut tentu akan menuntut tingkat kekreatifitasan yang kamu miliki tanpa menghilangkan komposisi pada sebuah foto. Namun, kamu juga bisa menanyakan konsep pengambilan foto secara langsung yang sesuai dengan keinginan, terhadap pihak yang bersangkutan (klien).

3. Peralatan Foto Prewedding

Setelah memilih lokasi yang pas, tentu kamu juga harus menyiapkan segala peralatan fotografi yang dibutuhkan. Karena cara memotret gambar di outdoor tentu akan berbeda dengan memotret gambar di indoor, sehingga membutuhkan peralatan khusus lainnya. Gunakan alat lighting tambahan untuk melakukan pemotretan pada malam hari.

Peralatan yang dibutuhkan lainnya dalam melakukan pemotretan fotografi di outdoor yaitu lensa, kamera, lighting, serta alat pendukung lain. Bawa semua jenis lensa dengan focal length yang bermacam-macam, terutama pada lensa tele dan lensa wide, karena lensa-lensa tersebut sangat penting. Lensa tele merupakan lensa yang sangat berguna untuk mengambil foto ketika candid, sedangkan lensa wide berguna untuk mendapatkan pemandangan yang menarik.

4. Waktu Pemotretan

Hal yang harus diperhatikan lainnya yaitu waktu pengambilan gambar prewedding, karena pemotretan outdoor memiliki tantangan tersendiri yang lebih rumit, dimana seorang fotografer harus memperhatikan intensitas cahaya matahari. Pagi hari atau sore hari menjadi waktu yang pas untuk melakukan pemotretan prewedding outdoor, karena intensitas cahaya matahari yang tidak terlalu tinggi. Sehingga foto yang dihasilkan akan terlihat indah dan soft dengan cahaya yang natural. 

Jangan melakukan pemotretan outdoor ketika cahaya matahari sangat terik, karena hal tersebut bisa membuat foto menjadi over exposure atau cahaya yang terlalu tinggi. Sehingga gambar yang dihasilkan akan memudarkan detail foto tersebut. 

Sedangkan pada malam hari kamu tetap bisa melakukan pemotretan prewedding dengan bantuan alat lighting tambahan atau pengaturan yang sesuai, sehingga semua bagian tubuh, terutama pada wajah harus mendapatkan cahaya agar menghasilkan foto yang terang.

5. Format Foto

Format foto RAW merupakan format untuk menciptakan foto prewedding outdoor yang bagus, menarik, serta aman, dibandingkan dengan format Jpeg. Dengan menggunakan format foto raw maka foto yang dihasilkan sangat asli dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya tanpa harus mengalami editan atau pengompresan dari kamera itu sendiri. Selain itu format foto RAW akan memudahkan kamu untuk melakukan editing.

Itulah beberapa cara memotret prewedding outdoor dengan baik dan benar sehingga menghasilkan foto yang bagus dan berkualitas. Ketika kamu melakukan langkah-langkah tersebut dengan benar maka hal tersebut akan memudahkan dalam melakukan proses editing. Kamu bisa menyewa rental kamera IFrame dengan mudah, karena kini rental kamera IFrame sudah terbuka 3 cabang, yaitu di Palagon (pusat), Jogokariyan, Kusumanegara.

 

(Click to Chat WhatsApp)